CINTA

Belajar Cinta dari Mustafa? Pembajak Pesawat Egypt Air

mustafa
sumber : voaindonesia

Dari minggu lalu pada ngeributin film Batman vs Superman yang katanya gak sesuai ekspektasi, ya gitu makanya jangan ngarep lebih jadi sakit ati kan. Belakangan juga lagi rame cerita misteri dari Jogja yang menghebohkan netizen padahal menurut saya ceritanya biasa aja, tapi kalo kejadian ya kampret juga sih.

Ada sebuah kisah yang mungkin terlupakan oleh kita, satu kejadian nyata yang akhirnya memaksa saya untuk berpikir lebih jauh tentang sosok di dalamnya, yaitu Seif al-Din Mustafa atau kerap disapa Mustafa, si pembajak pesawat Egypt Air yang akhirnya menyerahkan diri dengan mendarat di Siprus. Ohiya, Siprus, Siprus apa yang bisa main sinetron? Yak, Siprus Yustisio.

Dalam hal ini, izinkan saya untuk mengesampingkan proses hukum, norma yang berlaku di masyarakat, serta menyibakkan poni Yura Yunita yang menganggu, karena yang mau saya bahas di sini adalah perihal cinta. (backsound : petikan gitar tentang kita – peterpan)

Seperti yang sudah dilansir beberapa media, alasan Mustafa ngebajak adalah buat nemuin mantan istrinya yang tinggal di Siprus. Dengan kata lain, motif dibalik pembajakan tersebut adalah cinta. (backsound : petikan gitar more than words)

Kekuatan cinta yang mendorong Mustafa untuk melakukan tindakan nekat. Kalo ngebajak hape temen mah masih santai, lha ini ngebajak pesawat. Menurut berita juga, ada salah seorang pejabat Siprus menganggap bahwa Mustafa mengalami gangguan kejiwaan. Ini bukti nyata kalo cinta emang bisa bikin orang jadi gila.

Terus, yang bisa kita pelajari apaan wel?

Gini, saya salut sama Mustafa atas tindakan yang digerakan oleh rasa cinta. Dia ngajarin kita buat memperjuangkan cinta, mengambil segala resiko, mengorbankan dirinya sendiri buat orang yang dia cintai. Katanya sih dia ada masalah sama mantan istrinya dan dia mau ke Siprus buat minta maaf. Jadi, turunkan egomu, rendah hati, dan jangan malu buat mengakui kesalahan.

Di satu sisi kita patut salut dengan aksi nekatnya, di sisi lain saya juga miris sama tindakannya. Menurut info yang saya dapat, Mustafa punya masalah yang serius dengan istrinya yang terdahulu. Pengangguran dan kasar dengan keluarga ditengarai menjadi pemicu utama retaknya rumah tangga Mustafa. Jangan ditiru ya yang kayak gini, kita gak boleh kasar sama istri, apalagi sama anak-anak.

Lagian ngapain juga dia nemuin mantan. Gara-gara mantan, Mustafa jadi bodoh, kenapa harus ngebajak, kenapa gak beli tiket pesawat aja buat ke Siprus. Iya, cinta emang bisa bikin bego. Ya gitu doang sih, pokoknya buat kamu yang lagi kasmaran, boleh banget melakukan tindakan nekat demi cinta, asalkan orang itu emang layak kamu perlakukan secara spesial dan perbaiki sikap kamu ke pasangan.

“Jangan main hape waktu nyetir ya mas”
,kata Rini ke Mas Sapto di atas bajajnya.

Iklan

10 thoughts on “Belajar Cinta dari Mustafa? Pembajak Pesawat Egypt Air

      1. Gak, bkn krn cinta. dia ditinggal istrinya karena memang kelainan jiwa dan istrinya kabur bawa anak2nya. Mereka udah pisah 24 tahun kok. Istrinya diwawancara media dan dia bilang suaminya dulu pengangguran, make obat bius, dan mukulin dia dan anak2nya, ‘He only offered pain, misery, terror and very dangerous’. Masih mikir dia gila krn cinta? Mnrt aku sih krn kebanyakan make drugs. 😂

        Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s