FIKSI

Cerita Pendek : “Iya, Sayang…”

Aku adalah mahasiswa semester 5 fakultas hukum salah satu perguruan tinggi swasta tidak terkemuka di Jakarta. Keputusan mengambil jurusan ini bukan semata-mata ingin membela kebenaran, tetapi lebih karena tuntutan orang tua yang memiliki cita-cita melihat anaknya tampil dalam acara debat pengacara di televisi. Pacarku, Mira, cewek asli Bandung dengan karakteristik khas dataran sunda. Kulit putih,… Continue reading Cerita Pendek : “Iya, Sayang…”

FIKSI

Cerita Misteri : “Villa Berdarah”

Saya tidak bertanggung jawab jika bulu kuduk dan bulu-bulu lain milikmu berdiri. Harap tidak dibaca oleh individu yang mengidap penyakit jantung, epilepsi, gangguan janin, dan batuk tidak berdahak. Selamat menikmati cerita berikut ini, biar lebih terasa horror coba dengarkan jingle tepung beras rose brand terlebih dahulu, salam mencekam. *** Ketika itu adalah¬†weekend¬†terakhir di bulan Januari,… Continue reading Cerita Misteri : “Villa Berdarah”

FIKSI · HIBURAN · Tak Berkategori

Surat Terbuka untuk Abang Barbershop

Halo Abang Tukang Potong Rambut, Kenalin bang, nama saya Nuel, pemuda yang menunggu eksistensi krip-krip di pergaulan anak muda. Abang suka krip-krip? Oh enggak deng, abang sukanya samsu ya. Abang sehat? semoga sehat ya, jangan kebanyakan ngerokok bang, janin abang bisa keganggu. Oiya bang, tahu gak? sekarang chitato rasa indomie udah banyak di Indomaret, enak… Continue reading Surat Terbuka untuk Abang Barbershop

FIKSI

Cerpen : Surat dari Paha

Matahari pagi ini terlalu terik untuk sekelompok anak SMA yang lupa bawa topi upacara. Belum lagi tatapan Bu Hadi yang lebih tajem dari paku payung semakin membuat pagi ini serasa hari-hari menuju armageddon. Mungkin itu sudah menjadi kewajiban Bu Hadi sebagai kepala sekolah untuk membuat murid-murid takut berbuat onar di daerah kekuasaannya. “Anak-anak yang Ibu… Continue reading Cerpen : Surat dari Paha

FIKSI

Cerpen : “Ganteng – Ganteng Mesias”

“Kringggg….kringggg…kringggg”, jam weker hadiah doorprize di Bait Allah semalam membangunkanku dari tidur. Seperti biasanya, hari ini Aku harus sekolah, lahir dari Roh Kudus tidak membuatku semata-mata mengabaikan pendidikan, kasian Ayah yang harus kerja pontang-panting buat membiayai sekolahku, belum lagi Ibu dengan usaha cateringnya. “Ini buat makan siang”, kata ibu sambil memberikan kotak berisi nasi oseng… Continue reading Cerpen : “Ganteng – Ganteng Mesias”